Implementasi Model Koperasi Digital Sebagai Instrumen Pembangunan Ekonomi Desa

Main Article Content

Mukhtar Galib
Andi Ardasanti
Maulana Maulana
Amiruddin Amiruddin
Sukarno Hatta

Abstract

Perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang baru dalam penguatan ekonomi desa, salah satunya melalui implementasi koperasi digital. Artikel ini bertujuan mengkaji koperasi digital sebagai instrumen pembangunan ekonomi desa dengan menyoroti aspek tata kelola, perluasan pasar, inklusi keuangan, serta partisipasi anggota. Kajian dilakukan melalui analisis literatur dan telaah konseptual terhadap praktik koperasi digital dalam konteks pembangunan pedesaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa koperasi digital mampu meningkatkan efisiensi administratif, memperkuat transparansi, serta membangun kepercayaan anggota melalui sistem pencatatan berbasis teknologi. Selain itu, koperasi digital memperluas akses pasar produk desa melalui integrasi e-commerce dan mendorong inklusi keuangan dengan layanan simpan pinjam digital. Partisipasi anggota semakin diperkuat melalui aplikasi yang memfasilitasi rapat daring, voting elektronik, dan keterlibatan generasi muda sebagai bentuk inovasi sosial. Namun, tantangan berupa literasi digital yang rendah, keterbatasan infrastruktur, dan kapasitas pengurus menuntut dukungan kebijakan publik, kolaborasi multi-stakeholder, serta pemberdayaan berkelanjutan.

Article Details

Section
Articles

References

Brynjolfsson, E., & McAfee, A. (2014). The second machine age: Work, progress, and prosperity in a time of brilliant technologies. W. W. Norton & Company.
Cao, A., Guo, L., & Li, H. (2025). Understanding farmer cooperatives’ intention to adopt digital technology: mediating effect of perceived ease of use and moderating effects of internet usage and training. International Journal of Agricultural Sustainability, 23(1), 2464523.
Dzikrullah, A. A., & Chasanah, U. (2024). Optimalisasi peran koperasi dalam mendukung UMKM: Meningkatkan akses modal, penguasaan teknologi, dan ekspansi pasar. Jurnal Investasi Islam, 5(1), 648-668.
Galib, M., Ardasanti, A., Syam, J., Maulana, M., & Gunawan, A. (2025). Penguatan Kelembagaan Ekonomi Masyarakat Desa melalui Pembentukan Koperasi Digital. ABDI DAYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 26-39.
International Cooperative Alliance (ICA). (2021). Cooperative identity, values & principles. ICA. https://www.ica.coop
Izhari, F., Permana, A. I., Dhany, H. W., & Armanda, M. R. (2024). Peran Workshop Komputer dalam Literasi Digital dan Penerapan Sistem Informasi Layanan Masyarakat di Pedesaan. Jurnal Minfo Polgan, 13(2), 2104-2110.
Kumar, V., et al. (2020). Smart villages: Bridging the digital divide. Technological Forecasting and Social Change, 153, 119-229. https://doi.org/10.1016/ j.techfore.2020.119229
Kusumastuti, D., MH, S., & MP, S. M. S. (2022). Peran koperasi dalam memajukan perekonomian di Indonesia. Unisri Press.
Lal, T. (2019). Measuring impact of financial inclusion on rural development through cooperatives. International Journal of Social Economics, 46(3), 352-376.
Maulana, A., Sy, S., & MM, S. R. (2020). Manajemen Koperasi. Guepedia.
Mulgan, G. (2006). The process of social innovation. Innovations: Technology, Governance, Globalization, 1(2), 145–162. https://doi.org/10.1162/itgg.2006.1.2.145
Nashoha, A., & Karima, S. (2024). TRANSFORMASI DIGITAL DALAM MANAJEMEN KOPERASI: PELUANG DAN TANTANGAN. Journal Central Publisher, 2(7), 2326-2332.
Nguyen, M. H., Hidayat, T., & Wibowo, A. (2022). Digital literacy and technology adoption in developing countries. Journal of Rural Studies, 94, 45–56. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2022.01.004
Pelix, L., Pallangan, M. A., & Tongli, B. (2025). Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan Bagi Koperasi Simpan Pinjam Marendeng Di Era Digital. Jurnal Riset Akuntansi Aksioma, 24(1), 70-79.
Rahmat, A., Suci, A., & Abdillah, M. R. (2023). Menuju Transformasi Desa Kreatif: Sebuah Tinjauan Literatur. Jurnal Komunitas Sains Manajemen, 2(4), 271-278.
Rohmah, M., & Kustini, K. (2025). Strategi Peningkatan Sumber Daya Manusia (Pengurus Koperasi) Melalui Pendidikan Perkoperasian Dari Dinas Koperasi Kota Surabaya. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(1), 607-618.
Sarma, M. (2008). Index of financial inclusion. Indian Council for Research on International Economic Relations (ICRIER) Working Paper, 215.
Vial, G. (2019). Understanding digital transformation: A review and a research agenda. The Journal of Strategic Information Systems, 28(2), 118–144. https://doi.org/10.1016/j.jsis.2019.01.003
Wibowo, G. A., Awaluddin, A., Triyono, B., Surya, A., & Sukardi, S. (2024). Strategi Pengembangan Koperasi Mandiri sebagai Solusi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. JIPM: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 2(2), 75-82.
Zhang, X., & Zhang, Z. (2020). How do smart villages become a way to achieve sustainable development in rural areas? Smart village planning and practices in China. Sustainability, 12(24), 10510.
Zimmerman, M. A. (2000). Empowerment theory. In J. Rappaport & E. Seidman (Eds.), Handbook of community psychology (pp. 43–63). Springer.